GUTANBO FEST 2026 SIAP DIGELAR, DIRANGKAI DENGAN PELANTIKAN PAC HKTI SE-KABUPATEN BOJONEGORO DI 28 KECAMATAN
BOJONEGORO – Kabupaten Bojonegoro kembali bersiap menggelar kegiatan besar di sektor pertanian melalui Gumregah Tani Bojonegoro Festival (GUTANBO FEST) 2026, yang akan dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, mulai pukul 12.30 WIB, bertempat di Alun-Alun Bojonegoro.
Kegiatan ini menjadi semakin istimewa karena dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Bojonegoro yang mencakup 28 kecamatan.
GUTANBO FEST 2026 merupakan momentum penting dalam memperkuat semangat kebangkitan pertanian, meningkatkan produktivitas petani, sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah, organisasi pertanian, pelaku usaha, dan masyarakat.
Bupati Setyo Wahono dan Ketua HKTI Bojonegoro Dorong Kemajuan Pertanian
Kegiatan ini turut menampilkan peran Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, S.E., selaku Ketua Dewan Penasihat DPC HKTI Bojonegoro, bersama Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M., selaku Ketua DPC HKTI Kabupaten Bojonegoro.
Kehadiran kedua tokoh tersebut dalam publikasi kegiatan menunjukkan semangat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi petani dalam mendukung penguatan sektor pertanian Bojonegoro.
Sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar, Bojonegoro memiliki peluang untuk terus mengembangkan sektor pangan, hortikultura, serta pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian.
Melalui GUTANBO FEST 2026, diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antara petani, pelaku usaha, penyedia teknologi pertanian, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pertanian daerah.
Tiga Sektor Unggulan Akan Ditampilkan
Dalam publikasi GUTANBO FEST 2026, terdapat tiga kelompok utama yang menjadi perhatian, yakni:
Produk Pangan, meliputi berbagai hasil pertanian dan komoditas pangan yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Produk Hortikultura, mencakup sayuran, buah-buahan, dan berbagai komoditas pertanian bernilai ekonomi.
Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi pertanian agar semakin efektif, efisien, dan produktif.
Ketiga sektor tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai potensi besar pertanian Bojonegoro, mulai dari hasil produksi hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Pelantikan PAC HKTI di 28 Kecamatan, Perkuat Organisasi Hingga Tingkat Bawah
Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian dalam GUTANBO FEST 2026 adalah pelantikan PAC HKTI se-Kabupaten Bojonegoro.
Pelantikan pengurus di 28 kecamatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi HKTI agar semakin dekat dengan para petani di tingkat kecamatan dan desa.
Dengan terbentuknya kepengurusan PAC, diharapkan aspirasi petani dapat tersampaikan secara lebih terorganisasi, termasuk persoalan pupuk, pengairan, permodalan, teknologi pertanian, peningkatan produktivitas, hingga pemasaran hasil panen.
Keberadaan PAC HKTI juga diharapkan menjadi penghubung antara petani dengan pemerintah daerah maupun berbagai pihak yang memiliki program pemberdayaan pertanian.
Selain memperkuat kelembagaan, pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk membangun gerakan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Momentum Hari Jadi Bojonegoro ke-349
Pelaksanaan GUTANBO FEST 2026 juga memiliki makna tersendiri karena berlangsung dalam suasana peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349.
Semangat Gumregah Tani menjadi simbol kebangkitan dan optimisme masyarakat pertanian dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pertanian tidak hanya dipandang sebagai kegiatan produksi pangan, tetapi juga sebagai penggerak perekonomian daerah, penyedia lapangan pekerjaan, dan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh semangat baru untuk menjadikan pertanian sebagai sektor yang semakin modern, inovatif, dan menarik bagi generasi muda.
Harapan Besar bagi Masa Depan Petani Bojonegoro
GUTANBO FEST 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kerja sama nyata dalam memajukan sektor pertanian.
Dengan dukungan pemerintah daerah, penguatan kelembagaan HKTI hingga tingkat kecamatan, serta keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat, sektor pertanian Bojonegoro diharapkan semakin berkembang.
Pelantikan PAC HKTI di 28 kecamatan juga diharapkan menjadi awal penguatan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan petani.
GUTANBO FEST 2026 membawa pesan bahwa kemajuan pertanian harus dibangun melalui kebersamaan, inovasi, dan kerja nyata.
Dari Alun-Alun Bojonegoro, semangat Gumregah Tani diharapkan terus bergerak hingga ke seluruh pelosok desa, membawa optimisme baru bagi kesejahteraan petani dan masa depan pertanian Kabupaten Bojonegoro.
Gumregah Tani, Petani Berdaya, Bojonegoro Semakin Sejahtera!

Scroll to Top